- Wednesday, June 10, 2015

Haemoo [2014]

Haemoo merupakan film Korea dengan setting tahun 1998. Tahun 1998 identik dengan krisis moneter, begitu pula yang terjadi di Korea Selatan. Jalan cerita utama dari film ini menceritakan kisah sekelompok nelayan Korea yang dikomandoi Kapten Kang (Kim Yun-seok). Krisis moneter yang melanda Korea diiringi dengan hasil tangkapan ikan yang juga memburuk bagi para nelayan di Korea. Kapten Kang yang putus asa menghadapi kenyataan itu berusaha mencari jalan keluar untuk para anak buahnya.

Pikiran yang buntu membawa Kapten Kang kepada kelompok mafia penyelundup barang dari Tiongkok ke Korea. Kapten Kang menyetujui untuk mentransportasikan beberapa imigran gelap dari Tiongkok dalam kapalnya. Ketika kenyataan itu diketahui para anak buah Kapten Kang, mereka yang sejatinya tidak setuju terpaksa mengalah karena keadaan yang mulai menghimpit. Kegelisahan mereka sedikit terobati karena kepercayaan dan rasa hormat mereka yang begitu dalam terhadap Kapten Kang. Mereka yakin bahwa semua yang diputuskan oleh Kapten Kang adalah berdasarkan pertimbangan yang menguntungkan bagi bersama. 

Malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih. Ternyata kesepakatan itu merupakan buah simalakama bagi awak Kapten Kang. Kapten Kang yang terkesan menggampangkan tugas itu dibuat kewalahan karena jumlah imigran gelap yang jauh melampaui ekspektasinya dan ia pun belum mempertimbangkan berbagai kondisi yang mungkin nantinya dapat terjadi. Kapten kang pun terpaksa bertindak kasar bahkan hingga membahayakan nyawa imigran gelap tersebut. Tingkah laku Kapten Kang yang cenderung brutal ini menigkatkan keraguan anak buahnya. Kekhawatiran mereka ternyata bukan berakhir di sini saja.

Haemoo merupakan film yang kaya akan emosi, ada kesedihan, ada kesuraman, dan ada konflik batin yang melingkupi sebuah kisah tentang kemanusiaan. Haemoo juga memiliki benang merah terhadap ide besar mengenai kemampuan manusia dalam menghadapi keputusasaan yang berlebih, ketamakan setiap insan manusia dan nafsu yang membuncah. Sedikit bumbu drama romantis pun menyeruak dalam film ini ketika Dong-sik (Park Yu-chun), seorang pemuda polos, jatuh hati kepada Hong-mae (Han Ye-ri). Akan tetapi secara garis besar aura tragedi dan kesedihan jauh lebih dominan.
Haemoo memiliki keunggulan dari segi akting yang diperankan jajaran pemainnya. Karakter yang paling menonjol selain Kapten Kang tentunya adalah Dong-sik. Bahkan benang merah yang jauh lebih memikat ialah ketika Dong-sik berusaha menyelamatkan Hong-mae dari segala tragedi di kapal itu. Di balik perjuangan Dong-sik untuk menyelamtkan Hong-mae pun terdapat sebuah ironi ketika seseorang lelaki lebih mengutamakan wanita yang ia cintai ketimbang kawan-kawannya sesama awak kapal.

Secara keseluruhan tidak salah memang bila beberapa situs film memasukkan Haemoo sebagai salah satu film Korea terbaik tahun 2014. Tema yang jarang diangkat serta kekayaan rasa dalam film merupakan salah satu keunggulan Haemoo. terdapat satu yang mengganjal ialah bagian ending dari film ini. Meskipun penuturannya bagus tapi tanpa sebuah ending yang bagus akan cenderung mengecewakan penonton.

No comments:

Post a Comment