- Tuesday, June 9, 2015

Spy [2015]

Melissa McCarthy yang selama ini kita kenal sebagai komedian kini hadir sebagai seorang agen rahasia dalam film terbarunya Spy. Dilihat dari fisiknya yang gendut dan imut maka dapat dipastikan film Spy ini tidak akan mengambil genre yang serupa dengan James Bond meskipun keduanya sama-sama mengejar penjahat. Perbedaan lain dengan James Bond ialah senjatanya, di Spy ini Melissa melumpuhkan lawannya dengan semacam wajan besi yang ia pukulkan ke kepala lawan.

Film ini sedang menjadi film pemuncak tangga box office di Amerika Serikat menggeser tahta yang selama ini dipegang oleh San Andreas. Fakta tersebut tidak terbantahkan lagi dan bahkan bisa saja Spy menjadi salah satu film komedi terpopuler tahun 2015 ini.

Seperti lazimnya film-film mengenai agen rahasia, di awal film akan dibuka dengan credit dan juga music latar. Pada film Spy ini juga menggunakan pakem tersebut. Lirik lagu yang catchy dan animasi yang menakjubkan membuat para penonton tertawa bahkan sebelum film dimulai. Sepanjang film para penonton akan berpikir bahwa film ini akan menjadi film konyol lain, akan tetapi pada Spy mampu mebawa komedi yang konsisten bahkan akan mebuat terbahak-bahak di beberapa adegan.

Beberapa hal yang mungkin di luar ekspektasi orang adalah karakter dalam film ini beragam. Bahkan pada satu karakter pun seperti memiliki berbagai kepribadian. Di sisi lain, meskipun banyak adegan laga di film ini akan tetapi ketika di akhir film dan setelah menonton film akan terdapat beberapa momen-momen non-laga yang justu memorable.

Komedi yang dibawakan Melissa McCarthy cenderung komedi yang kasar, kalau tidak mau dibilang terlalu slapstick. Tidak sedikit dari penikmat film yang membenci tipe komedi seperti ini akan tetapi dengan arahan sutradara Paul Feig, McCarthy melesat jauh dari citra dia sebelumnya. Melissa mampu menjadi aktris yang membawa penonton, di suatu saat kita akan membenci karakter yang ia perankan, setelahnya justru kita akan berada di belakang karakter tersebut.

Film ini berkisah tentang Susan Cooper (Melissa McCarthy), seorang agen CIA kantoran. Ia bermitra dengan seorang agen flamboyant Brian Fine (Jude Law). Dengan berbagai macam peralatan kelas wahid, Susan mengikuti gerak-gerik Fine memberangus berbagai kasus pembunuhan. Susan yang secara fisik tentu kalah jauh dari Fine justru telah menyelamatkan Fine sepanjang tujuh tahun karir Fine.

Pada suatu ketika Fine membuntuti seorang penjahat wanita Rayna Boyanov (Rose Byrne). Rayna ialah seorang pebisnis yang menjual bom nuklir buatan ayahnya kepada para miliarder. Fine sendiri ialah orang yang bertanggung jawab atas penangkapan ayah Rayna. Fakta tersebut membuat Rayna sangat jengkel kepada Fine.

Seiring waktu berlalu, Rayna akhirnya bisa menangkap Fine dan kemudian membunuhnya. Susan ternyata menyaksikan itu semua. Rasa kehilangan yang amat sangat membawa Susan dalam pencarian untuk menemukan Rayna. Salah satu pertimbangan CIA mengutus Susan membasmi Rayna ialah karena tidak seorang pun mengetahui identitas Susan. Susan tidak sendirian dalam mengemban tugas ini, ia dibantu Nancy (Miranda Hart) sahabat karibnya sendiri. Mereka berdua mencari Rayna dengan persenjataan canggih.

Tugas ini tidak semudah yang Susan bayangkan. Musuh-musuh bertebaran di seluruh penjuru Eropa. Susan yang tidak biasa membunh orang pun terpaksa melakukannya dan saking tidak tahnnya ia muntah di pembunuhan pertamanya. Hambatan tidak hanya dari para penjahat, hadir pula agen CIA yang menjadi salah satu penghambat Susan, Rick Ford (Jason Statham).

Film ini dipenuhi berbagai kejutan yang tidak bisa dibayangkan penonton. Selain kejutan dengan kejantanan Susan yang mampu mengimbangi agen rahasia lain, terdapat pula kejutan di akhir film tepat setelah credit usai.

No comments:

Post a Comment