Film yang satu ini mengambil latar berlokasi di Seoul dengan waktu saat ini. Yun Min-chul, seorang reporter dari program TV PD Chase seakan mendapat inspirasi topik terbaru mengenai klinik ilegal yag menyuplai RS Newman dengan sel telur wanita ilegal. Akan tetapi, Min-chul mendapat peringatan dari atasannya, Lee Sung-ho, agar ia berhati-hati karena ada kepentingan besar yang berada di balik RS Newman. Ternyata RS Newman merupakan mitra dari laboratorium milik Dr. Lee Jang-hwan, seorang dokter dengan reputasi internasional di bidang stem cell dan memiliki predkat ‘Kebanggaan Korea’. Min-chul secara diam-diam mewawancarai Shim Min-ho, bekas karyawan di laboratorium Dr. Lee. Fakta yang mengejutkan pun terungkap bahwa tidak ada satu pun stem cell yang berhasil dikloning dan semua penelitian telah dipalsukan. Meskipun Min-ho tidak mampu membawa bukti akan tetapi Min-chul tetap melanjutkan investigasinya berdasarkan rasa percayanya kepada pernyataan Min-ho. Dalam melakukan investigasinya Min-chul tidak sendiri, ia ditemani seorang asisten yang merupakan jagoan di stasiun TV tempat ia bekerja, Kim I-seul. Min-ho yang istrinya masih bekerja pada Dr. Lee, dan anaknya pun masih di bawah perawatan RS milik Dr. Lee, perlahan ragu akan keberaniannya, akan tetapi ia pun bersedia membuang semua kemapanan yang telah ia miliki guna menyampaikan kebenaran tersebut. Investigasi berlanjut dan I-seul pun mampu menghimpun data bahwa tidak ada satu pun tesis yang pernah dipublikasikan laboratorium Dr. Lee serta fakta bahwa institusi Dr. Lee justru lebih banyak SDM di bidang humas yang berfungsi menghimpun suara media dan politisi. Perjuangan Min-chul menguak kebenaran tidaklah mudah. Dengan tenaga humas yang melimpah, Dr. Lee dengan mudahnya menghimpun suara publik Korea dan berbalik menyudutkan NBS (stasiun TV tempat Min-chul bekerja). Seiring waktu berlalu, atasan Min-chul di NBS memutuskan untuk meng-cancel program tersebut yang juga berarti kebenaran yang selama ini digali Min-chul tak akan terkuak. Min-chul tak berhenti sampai di situ saja, ia yang pada akhirnya menyadari alas an Min-ho keluar dari laboratorium Dr. Lee pun tetap memperjuangkan kebenaran itu.
Menonton film ini kita akan terbawa suasana dan akan muncul di benak kita apakah film ini nyata atau tidak, karena penuturan dan jalan cerita yang sangat detil. Di awal film sempat terpampang bahwa film ini adalah fiksi belaka akan tetapi terinspirasi dari kejadian nyata. Film ini sangat dekat dengan kejadian yang sempat menggemparkan Korea di tahun 2005 lalu, ketika seorang ilmuwan peneliti stem cell dari Universitas Negeri Korea Hwang U-seok terkena skandal. Setelah investigasi dari stasiun TV MBC pada program Producer’s Notebook di tahun 2005, empat tahun kemudian Hwang diputus bersalah atas tuduhan pelanggaran kode etik ilmuwan biologi serta penipuan. Hwang pun harus mejalani hukuman dua tahun penjara. Saat ini Hwang bekerja di institute teknologi biologi di luar Seoul. Kasus tersebut sempat menggemparkan publik Korea karena statusnya yang juga merupakan ‘Kebanggan Korea’.
Pada separuh awal film terlalu banyak pergelutan mengenai dunia di luar stasiun TV dan ruwetnya kehidupan Min-chul yang justru melebar terlalu keluar dari plot dan membuat penonton seakan menyaksikan drama yang membosankan. Akan tetapi di separuh akhir film barulah penonton dibawa menuju scenario yang sebenarnya. Berbagai konflik yang melingkupi investigasi Mn-chul juga jadi bumbu yang pas dan menghadirkan elemen ketegangan pada para penonton. Tanpa terjebak dalam rutinitas film action-thriller, sang sutradara mampu menghadirkan dinamika yang baik serta memberikan beberapa keadaan yang tidak terduga. Dari film ini meskipun memiliki beberapa istilah kompleks akan tetapi dengan penyampaian yang baik, para penonton tidak perlu mengernyitan dahi sepanjang film berlangsung.

No comments:
Post a Comment