Film yang berlatarbelakang tahun 1952 menceritakan tentang taman tematik Disney yang bernafaskan petualangan (menyerupai Epcot, taman tematik milik Disney di Amerika sana). Desain dari taman tematik ini pun sangat mewah dan sangat modern sekaligus memiliki aura retro pula. Britt Robertson memerankan Casey Newton seorang gadis labil yang sangat terobsesi dengan Nasa. Casey mampu melihat sekilas dunia alternatif yang menyerupa zaman Oz di mana para ilmuwan sangat terobsesi untuk menemukannya dan membangun masa depan yang lebih baik di dunia itu. Dengan bumi yang semakin rapuh dan mengalami bencana ekologis (perang, global warming, dsb) maka dunia yang dilihat Casey akan menjadi harapan akan keberlangsungan hidup manusia. Akan tetapi kehidupan belum tentu baik di dunia masa depan tersebut.
Sutradara film ini, Brad Bird, pernah dikenal melalui filmnya The Iron Giant dan The Incredibles. Ide ceritanya pun masih tidak terlalu jauh dari kedua film dia sebelumnya, sama-sama memiliki benang merah di impian akan pergi ke masa depan menembus batas ruang dan waktu. Tentu saja ide-ide tentang gedung pencakar langit, jet pack, dan petualangan di luar angkasa akan mudah diterima penikmat film-film sci-fi. Akan tetapi, dari segi penuturan cerita masih memiliki kekurangan. George Clooney yang berperan sebagai seorang ilmuwan yang pada awalnya idealis memegang prinsip-prinsipnya kesulitan untuk menjelaskan latar belakang kejadian tersebut dan penuturan mengenai keadaan manusia di zaman tersebut juga kurang dramatis.
Penampilan yang patut diapresiasi ialah kemampuan Raffey Cassidy sebagai teka-teki dan Hugh Laurie yang mampu menampilkan raut wajah datar dalam kostum Bogus Journey.

No comments:
Post a Comment