Dil Dhadakne Do berarti Biarkan Hati Berdetak. Film ini menceritakan kaum elit Delhi yang berlayar ke Turki. Perjalanan itu akan dipenuhi drama, ketidakselarasan, dan tragedi yang bisa terjadi di kalangan keluarga superkaya. Film ini memiliki formula layaknya film lain yang mengangkat kehidupan keluarga superkaya lain akan tetapi minim pembunuhan dan lebih banyak mengandung tari-tarian khas film Bollywood.
Inti cerita dari film ini ialah cinta antara Ayesha (Priyanka Chopra) dan saudaranya Kabir (Ranveer Singh). Hubungan keduanya merupakan satu-satunya hubungan yang sehat dalam film ini. Perjalanan keluarga ini ke Turki adalah untuk merayakan ulang tahun pernikahan kedua orang tua Ayesha, Kamal Mehra (Anil Kapoor) dan Neelam (Shefali Shah), yang ke-30 tahun. Seperti lazimnya keluarga superkaya lain, pernikahan Kamal dan Neelam hanyalah untuk status sosial dan kesuksesan bisnis tanpa adanya rasa saling membutuhkan satu sama lain.
Kabir adalah calon penerus bisnis keluarga Kamal. Dilihat dari kemampuannya, Kabir sebenarnya tidak memiliki minat maupun kejelian dagang seperti yang dimiliki orang tuanya. Kabir juga dijodohkan dengan anak seorang investor yang juga rekan bisnis ayahnya yang tentu saja tanpa sepersetujuan Kabir sendiri. Di lain pihak, Kabir justru jatuh hati kepada Farah (Anushka Sharma), seorang penari yang ia kenal di kapal dalam perjalanannya menuju Turki.
Kakak Kabir, Ayesha ialah seorang wanita yang justru memiliki kemampuan bisnis lebih baik daripada Kabir. Ayesha telah menikah dengan Manav (Rahul Bose) yang merupakan lelaki konservatif yang menganggap wanita tidak pantas untuk memegang bisnis. Meskipun telah menikah dengan Manav, akan tetapi hati Ayesha masih melekat pada cinta pertamanya, Sunny (Farhan Akhtar).
Kehidupan keluarga ini dikelilingi oleh banyak karakter lain yang cukup membingungkan dan membuyarkan fokus cerita film ini. Seperti lazimnya kaum konservatif, para generasi lama (sesepuh) berkonspirasi agar tahta tetap sesuai rencana mereka. Di lain pihak, kaum muda justru berenang-senang dan mengejar buah hatinya tanpa memikirkan bisnis yang akan segera mereka ampu.
Hal yang paling menonjol dari film ini ialah banyaknya humor yang dikandung dalam film ini. Suasana senang dan bahagia menjadi salah satu momen dominan dalam film ini. Di balik semua itu, kejelian sang sutradara patut kita acungi jempol. Kemampuannya mengarahkan pengambilan gambar dengan sorotan langsung ke arah wajah para pemeran wanita mampu menyampaikan pergulatan emosi dalam tiap karakternya.

No comments:
Post a Comment